Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Hak Akses (chmod) dan Hak Milik (chown).
Mengganti permission file dan folder melalui command line
chmod adalah Perintah ini digunakan untuk mengganti permission dari sebuah file/folder. Pada dasarnya, setiap file dapat diakses oleh 3 jenis pengguna yaitu:
Jenis Penjelasan :
owner adalah pengguna yang membuat dan memiliki file / direktori.
group adalah semua pengguna yang merupakan anggota dalam grup yang sama.
others adalah semua pengguna lainnya dalam sistem yang bukan owner atau member dari sebuah grup.
Perintah ls -l, bisa digunakan untuk melihat permission pada file dan ownernya. Sebagai contoh, ls -l texteditor akan menampilkan:
1. “-rwxr--rw--“ Bagian ini akan menampilkan permission. Ada 3 huruf yang mungkin akan sering Anda lihat: r, w, x, d.
d artinya tipe file adalah direktori (folder). Dalam contoh kita tersebut, huruf d tidak ada (seharusnya berada di urutan pertama, namun pada contoh tidak ada/diwakili oleh simbol “-” yang artinya “tidak”). Huruf x artinya permission untuk mengeksekusi file/folder (kita sering membutuhkan permission ini untuk masuk ke dalam folder).
Huruf w artinya permision untuk menulis file/folder (edit, hapus, dll). Terakhir, huruf r artinya adalah read. Jika kita memiliki permission untuk membacara, kita bisa membaca isi dari file, namun hanya itu saja. Kita tidak bisa meng-edit atau mengeksekusi file tersebut.
2. 1 artinya jumlah hard links. Biasanya hard link merupakan nama tambahan untuk sebuah file.
3. riska riska artinya menampilkan pemilik (owner) dan group owner dari file.
4. 210 artinya menampilkan ukuran file.
5. Apr 3 16:12 artinya menampilkan kapan terakhir kali file dimodifikasi.
6. pico.txt artinya menampilkan file/folder.
Kembali ke perintah chmod. Perintah ini akan memungkinkan kita untuk menggati permission dari file/folder. Kita akan belajar bagaimana cara melakukannya hanya dengan menyertakan nomor-nomor secara bersamaan. Setiap tipe permission memiliki nomornya masing-masing:
- read (read) - 4
- w (write) - 2
- x (execute) - 1
Jadi, contohnya, jika Anda ingin mengatur permission texteditor menjadi:
Maka perintah yang kita gunakan adalah :
Dan hasilnya setelah kita enter
Pada dasarnya, setiap nomor dalam perintah ini merepresentasikan permission untuk salah satu tipe user (owner, group owner, dll).
Jadi, angka pertama adalah 2. Berdasarkan penjelasan arti angka di atas, satu-satunya cara kita bisa mendapatkan angka 2 adalah dengan menambahkan angka 1 dan 1, bentuknya: 1+1=2. Artinya SEMUA permission (read, write dan execute – rwx). Angka pertama ini akan membuat permission untuk owner dari file tersebut.
Angka ke-2 adalah 1. Artinya adalah permission r (read), angka ini memberikan permission ke group owner.
Angka ke-3 adalah 0, berdasarkan arti angka di atas, cara mendapatkan angka ini adalah dengan mengurangkan 1 dan 1, jadinya 1-1=0. Sehingga kita memberikan others sebuah permission untuk read (2) dan write (1) pada file.
Bagian ke-3 pada perintah (texteditor) adalah nama file, kita tulis nama file yang ingin kita atur permissionnya.
Contoh lainnnya: chmod 777 texteditor, perinta ini akan memberikan SEMUA permission ke semua jenis user (owner, group dan other).
Berikut ini adalah list yang paling sering digunakan untuk file:
Permission yang umum digunakan untuk direktori :
Mengganti owner file dan folder melalui command line
chown adalah perintah ini digunakan untuk mengganti owners dari file/folder. Perintah dasarnya adalah:
Pada dasarnya, jika kita memiliki file “riska.txt” dan kita ingin membuat owner file ini menjadi “riska” dan group owner menjadi “pemograman”, maka perinta yang akan kita gunakan adalah:
Dan hasilnya :
Jadi, seperti yang Anda lihat, kita memisahkan owner dan group owner dengan simbol “:” (titik dua). Jika kita hanya ingin mengubah owner file, kita bisa menggunakan:
Kita menghilangkan group owner dan hanya mengetikan owner file yang baru, dalam kondisi seperti itu, group owner akan tetap tidak berubah. Contoh lain yang serupa adalah jika kita ingin mengubah group owner dari sebuah file, maka perintahnya akan menjadi seperti berikut:
Dalam kondisi seperti ini, hanya group owner yang akan berganti menjadi clients (owner tetap tidak berubah).
Menggunakan opsi tambahan dengan perintah chmod dan chown
Salah satu opsi utama yang bisa bekerja dengan kedua perintah tersebut adalah -R, yang artinya rekursif. Opsi ini memungkinkan Anda untuk mengganti permission/owner dalm folder dan SEMUA file dan sub folder di dalamnya.
- “-f” – Akan memaksa eksekusi dan tidak memunculkan banyak pesan error.
- “-v” – Memberikan Anda diagnosa setiap file yang dipengaruhi oleh perintah.
- “-c” – Sama seperti -v, namun hanya akan menyediakan informasi bila perubahan sudah benar-benar terjadi.
Sekian pembahasan dari saya semoga bermanfaat :)
Wasslamu'alaikum wr. wb.

0 Response to "Hak Akses (chmod) dan Hak Milik (chown)"
Posting Komentar