Lab 2 | Routing Static on Mikrotik

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pada lab kali ini saya akan membahas tentang Routing Static di Mikrotik.

Apa sih Routing Static itu ?

Routing adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan.

Nah, sedangkan routing static adalah routing yang dibuat secara manual.

link yt : https://www.youtube.com/watch?v=SV9MndAnkGo

Soal sebagai berikut :

Topologi :

Berikut konfigurasinya :
R1
1. Login winbox, seperti biasa.
2. Ganti nama terlebih dahulu di System -> Identity -> riska_R1 (ganti sesuai yang anda inginkan) -> Apply -> OK.
3. Pilih menu IP -> Address -> Address = 10.10.29.1/30 , Interface = ether1 -> Apply -> OK.
4. Pilih IP -> Address -> Address = 192.29.1.1/24 , Interface = ether2 -> Apply -> OK.

R2
1. Login winbox, seperti biasa.
2. Ganti nama terlebih dahulu di System -> Identity -> riska_R2 (ganti sesuai yang anda inginkan) -> Apply -> OK.
3. Pilih menu IP -> Address -> Address = 10.10.29.2/30 , Interface = ether1 -> Apply -> OK.
4. Pilih IP -> Address -> Address = 192.29.2.1/24 , Interface = ether2 -> Apply -> OK.

Selanjutnya, konfigurasi IP Routers agar dapat saling berkomunikasi (ping).
R1
1. Jika anda masih di Router 2, anda harus pindah terlebih dahulu ke Router 1.
2. Pilih menu IP -> Routers -> pada tab Routers lalu add (+) -> pada tab General isikan Dst. Address=192.29.2.0/24 (IP Address Network R2 ether 2/ IP Address Network lawan) isikan Gateway=10.10.29.2 (isi sesuai IP pada ether 1/ jalur anda) -> Apply -> OK.
3. Maka hasilnya seperti di bawah ini. AS yang berarti Aktif Static artinya alamat IP yang ditetapkan secara manual.

R2
1. Pastikan anda sekarang berada di Router 2.
2. Pilih menu IP -> Routers -> pada tab Routers lalu add (+) -> pada tab General isikan Dst. Address=192.29.1.0/24 (IP Address Network R2 ether 2/ IP Address Network lawan) isikan Gateway=10.10.29.2 (isi sesuai IP pada ether 1/ jalur anda) -> Apply -> OK.
3. Maka hasilnya seperti di bawah ini. AS yang berarti Aktif Static artinya alamat IP yang ditetapkan secara manual.

Selanjutnya, coba kita lakukan ping (apakah sudah satu jaringan)
Ping R1/Router 1
(lakukan ping pada IP Lawan ether 2), jika berhasil maka akan TTL.
Ping R2/Router 2
(lakukan ping pada IP Lawan ether 2), jika berhasil maka akan TTL.

Sekian pembahasan saya mengenai Routing Static, semoga bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum wr.wb.









Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lab 2 | Routing Static on Mikrotik"

Posting Komentar

Featured Post

How to Install Java on Windows

  Assalamu'alaikum wr. wb. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang java. Java adalah bahasa pemograman yang diguanakan secar...